Mohon perhatian! Kepada pengunjung Blog ini, perlu saya beritahukan: bahwa setiap isi dari tulisan-tulisan di dalam Blog ini adalah hasil dari muntahan otak saya yang emang agak sedikit tidak wajar. Apabila ada ucapan atau kalimat-kalimat yang tidak pantas untuk dibaca, dikonsumsi, atau di ucapkan kembali mohon harap maklum. Sekali lagi, HARAP MAKLUM! Jika kalian tertarik pada Blog ini, saya persilahkan kalian untuk memg-klik tombol follow. Terima kasih.

Senin, 05 Oktober 2015

Becerita dan Beranalogi (FInal)

"Baru kali ini, atau mungkin hanya rumah ini saja yang membuatku tertarik untuk mendengar seluruh cerita setiap sudut ruangan rumah itu dari sang pemiliknya. Aku berkali-kali mencoba memintanya untuk menceritakan rumah itu. Lama kelamaan, aku semakin mengenal rumah itu."

Minggu, 04 Oktober 2015

Bercerita dan Beranalogi (Begining)

Saat itu Adit duduk di sebelah kiri Putri, di sebuah rumah makan cepat saji, sedang mendengarkan Putri bercerita tentang seseorang di masa lalunya. Bersamaan dengan itu, dari balik jendela kaca, terlihat orang-orang sedang berlalu-lalang, sedangkan mentari perlahan mulai merebahkan diri di balik awan sore. Waktu berlalu secara tergesa-gesa. Sudah berjam-jam Adit menghabiskan harinya bersama Putri, setelah sekitar hampir dua minggu mereka tidak saling bertemu, dikarenakan Putri harus pulang ke Kalimantan untuk menemui keluarganya.