Mohon perhatian! Kepada pengunjung Blog ini, perlu saya beritahukan: bahwa setiap isi dari tulisan-tulisan di dalam Blog ini adalah hasil dari muntahan otak saya yang emang agak sedikit tidak wajar. Apabila ada ucapan atau kalimat-kalimat yang tidak pantas untuk dibaca, dikonsumsi, atau di ucapkan kembali mohon harap maklum. Sekali lagi, HARAP MAKLUM! Jika kalian tertarik pada Blog ini, saya persilahkan kalian untuk memg-klik tombol follow. Terima kasih.

Minggu, 19 Juli 2015

Wanita Sebelum Hilang (Final)

Aku selalu berharap kepada Tuhan dengan segala kebaikanNya agar mau mempertemukan aku dan dia lagi walau hanya sebentar. Aku ingin sekali menyapanya, seperti yang dia pinta jikalau kita bertemu suatu saat nanti. Yang bisa aku lakukan sekarang hanya sekedar menelusuri tempat itu lagi berkali-kali, berharap kita berjumpa di sana, di tempat di mana aku selalu menemuinya, sebelum akhirnya kita tidak lagi bertemu.

Wanita Sebelum Hilang (2)

Sudah beberapa bulan, aku tidak pernah lagi melihat dia di tempat itu. Tempat di mana aku sering menjumpainya sebelumnya. Sejak saat itu pula lah aku mulai melupakan soal permintaan pertemananku kepadanya di facebook.

Wanita Sebelum Hilang (1)

Aku membuka kembali sebuah percakapan yang tersimpan di pesan facebook malam itu. Percakapan yang aku nanti-nantikan setelah sekian lama sejak awal aku melihatnya di suatu tempat. Kapan dan di mana tempatnya, aku sendiri pun lupa. Ingatan tentang pertemuan pertamaku dengan dia perlahan memudar bersamaan dengan waktu.

Ya Tuhan, kenapa di kota ini ada banyak sekali drama yang ingin aku tulis?